Welcome

Sadar atau tidak, setiap perjumpaan akan membawa perubahan. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari perjumpaan2 kita, dan membawa kita ke arah yang semakin baik. Tuhan memberkati

Kata kunci

Monday, December 21, 2009

Leetou sakit batuk, Mi


Leetou bbrp hr lalu utk pertama kalinya minum obat cacing. Kata orang2 seh tiap 6 bln sekali anak2 hrs minum obat cacing..jd aku ya ngikut aja deh saran seorang dokter yg kebetulan temenku juga. Selain itu dia setiap hari aku kasih vitamin, ini juga saran dari orang2 yg katanya lbh berpengalaman begono...toh juga baik pikirku.
Waktu aku akan memberikan obat cacing ke Leetou, aku bilang, " Sayang, minum vitamin yuk" seperti biasanya.
Saat itu dia yang sedang berlatih memanjat tralis pintu rumah, dengan semangat turun ,"num amin..num amin", maksudnya 'minum vitamin..minum vitamin'.

Bbrp hari kemudian, dia duduk dipangkuanku. Kebetulan di depan meja ada obat batuk berbentuk tablet. Seperti biasa...rasa ingin tahunya yg besar segera muncul, "mami..mami..buka..buka".
Ku jawab "lho..ini obat. bukan utk main-main. Ini obat mami, bukan utk Leetou"
Leetou tidak peduli dan tetap ingin tahu seperti apa di dalamnya , "buka mami,..buka..obat cacing..obat cacing.."
What??? pikirku..dari mana dia dpt ide ini adalah obat cacing? Kan kemarin aku ga bilang ke dia kalo dia minum obat cacing. Hm...mgkn dia pernah dengar waktu aku atau suamiku berdiskusi tentang memberikan obat cacing buatnya. Hebat juga dia...hehehe...
"Ini bukan obat cacing, tp ini obat batuk. Leetou ga batuk,ga usah minum obat batuk", kataku.
Tp anakku ga mau mengerti dan terus merengek.
Akhirnya aku buka obat batuk itu, toh pikirku dia ga akan memakannya setelah mencicipi rasanya yang pahit. Setelah kubuka, sudah bisa ditebak, dia memasukkan obat itu ke dalam mulutnya. Dan aku segera berkata lagi, " Lho, Leetou ga batuk, ga perlu minum obat itu"
Tibat2 dia mengeluarkan lagi obat itu dr dalam mulutnya dan "uhuk...uhukk...uhuk..", sambil telapak tangannya ditutupkan ke mulutnya, lalu dia berkata "Leetou batuk, mami"
Wakakakakakak....aku tak dapat menyembunyikan tawaku. Aduh...aduh..anakku sudah pintar bersandiwara ternyata..

Malam harinya, saat suamiku pulang, aku ceritakan hal itu padanya. Leetou saat itu juga ada di depan kami. Saat aku sedang sibuk bercerita, sekali lagi "uhuk..uhuk..uhuk...Leetou sakit batuk, papi" sambil tangannya di tutupkan ke mulutnya. Kontan saja kami berdua tertawa terbahak-bahak...
Aku tidak melanjutkan ceritaku, karena suamiku pasti sudah lebih mengerti.
Leetou kecilku, terima kasih ya.


No comments:

Post a Comment