Welcome

Sadar atau tidak, setiap perjumpaan akan membawa perubahan. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari perjumpaan2 kita, dan membawa kita ke arah yang semakin baik. Tuhan memberkati

Kata kunci

Monday, December 28, 2009

Lilin vs bintang

Suatu hari terjadi percakapan antara sebuah bintang dan sebatang lilin. Lilin itu berkata, " Bintang, mengapa aku hanya ada untuk diletakkan di suatu ruangan sempit sampai batangku habis terbakar dan mati? Jika beruntung saya akan berada di ruangan pesta atau restoran mewah, tapi jika tidak beruntung aku hanya diletakkan di kamar kecil. Sedangkan engkau, cahayamu bisa menyinari langit malam yang luas." Sambil tersenyum sang bintang pun menjawab, "Aku memang bersinar di langit yang luas, namun sinarku hanya akan tampak di malam hari, sedangkan engkau dapat bersinar kapan pun diperlukan,"

Seperti lilin, Kita seringkali mengeluhkan kondisi yang kita alami. Sebagai karyawan, kadang kita merasa tidak seberuntung rekan kerja yang lain. Kita merasa bahwa beban perkejaan lebih menumpuk, atau mendapat ruangan yang tidak senyaman mereka, kemudian kita membandingkan diri dan berkata, " Andai saja aku bisa memilih... "

Jangan pernah mengeluh, Tuhan mau kita saling memperlengkapi satu dengan yang lain. Dan semua yang kita terima saat ini, walaupun tidak sesuai dengan harapan kita, itu semua ada dalam Rencana-Nya. Dia tahu apa yang terbaik buat kita, dan Tuhan pasti mengingat apa yang sudah kita perbuat.

" Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang."
( Ibrani 6 : 10 )

Dr: Email Mr. Ungeex

Cara supaya cepat hamil

Supaya Subur & Cepat Hamil (sumber: Detik.com)
Tak sedikit pasangan suami-istri yang harus menanti bertahun-tahun dengan beragam usaha untuk bisa punya anak. Itu pun belum tentu ada hasilnya. Apa saja sebetulnya penyebab ketidaksuburan? Apa yang sebaiknya dilakukan agar cepat dapat momongan?
Lestari (31), pramugari sebuah penerbangan nasional baru berhasil hamil tiga tahun setelah menikah. Cerita lain datang dari Danang (45) karyawan d sebuah perusahaan swasta. Sudah hampir delapan tahun menikah, tetapi sang istri tak kunjung mengandung. “Padahal sudah banyak cara yang kami jalani. Istri sudah periksa ke dokter dan diberi vitamin segala,” ungkapnya.
Seorang pemandu tur di sebuah perusahaan travel di Jakarta, sebut saja Ariyanto, baru mendapat keturunan setelah tujuh tahun menikah. “Setelah itu istri malah hamil terus-menerus sampai lahir empat anak,” tuturnya sambil tersenyum.
Patokannya Setahun
Kasus-kasus tersebut menurut Dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.OG, merupakan pertanda ketidaksuburan. Spesialis kandungan dan kebidanan dari Klinik Pasutri Tebet, Jakarta Selatan, ini menegaskan bahwa pasangan yang selama setahun setelah perkawinan tidak juga dikaruniai keturunan, jika melakukan hubungan intim secara teratur tanpa alat kontrasepsi, dianggap mengalami ketidaksuburan.
Pandangan Dr. Boyke itu sama dengan pendapat Prof. DR Dr. Wimpie Pangkahila Sp And dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tentang infertilitas seperti yang selalu dikemukakannya melalui rubrik seksologi. Sementara Prof. Dr. Arjatmo Tjokronegoro. Sp.And. Ph.D, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mendefinisikan infertilitas sebagai ketidakmampuan pasangan suami istri mendapatkan keturunan, setelah dua tahun menikah dengan hubungan seksual teratur tanpa upaya mencegah kehamilan.
Kesulitan mendapat anak seringkali ditimpakan kepada pihak wanita sebagai kambing hitam. Istri dinilai tidak subur, sehingga tidak bisa cepat hamil. Pemahaman seperti ini membuat wanita diharuskan menjalani terapi ini-itu, sementara sang suami ogah diperiksa. Padahal, baik suami maupun istri memiliki peluang sama dalam menimbulkan kejadian ini.
“Keberhasilan kehamilan tidak dapat diandalkan hanya pada pihak wanita. Faktor penyebab infertilitas dapat berasal dari suami, istri, atau bersama-sama,” ujar Prof Arjatmo. Tercatat dalam data, penyebab ketidaksuburan 30-40 persen berasal dari pihak suami dan istri, dan 33-48 persén dari pihak pria.
Prof. Wimpie, ahli andrologi sekaligus seksologi, menyatakan banyak penyebab gangguan kesuburan, baik pada pria maupun wanita. Ketidaksuburan pada wanita antara lain disebabkan oleh kondisi yang disebut ovulation disorder. Itu merupakan gagalnya pelepasan sel telur atau indung telur benar-benar tidak menghasilkan sel telur matang, sehingga sulit diovulasi dan masuk ke saluran telur.
Faktor lain yang bisa disebut adalah tertutupnya tuba falopi yang menyebabkan terjadinya pembengkakan pada pelviks, infeksi saluran sel telur, serta gangguan pada selaput lendir rahim dan leher rahim yang disebut endometriosis akibat kista.
Sementara pada pria, ketidaksuburan bisa terjadi karena azoospermia atau tak adanya produksi sel sprema sama sekali. Ada pula yang sel spermanya terproduksi, tetapi sperma yang dihasilkan terlalu lemah dan jumlahnya sedikit atau di bawah angka cukup (20-200 juta per ml). Kondisi yang disebut oligospermia ini membuat sel sperma tak mampu berenang mencapai telur atau mati sebelum menembus sel telur.
Dalam beberapa kasus, ketidaksuburan bisa diakibatkan penyakit genetik seperti ketidaknormalan kromosom atau cystic fibrosis.
Prof. Arjatmo menjelaskan bahwa 20 persen faktor penyebab infertifitas sebenarnya belum bisa diketahui. Seorang dokter kandungan yang juga pengarang buku the Whole Pregnancy Handbook, Joel Evans, MD, menyebutkan. “Sekitar 60 sampai 70 persen penyakit terkait dengan persoalan gàyá hidup. Sangat masuk akal bila mengubah gaya hidup dibantu dengan obat bisa meningkatkan kesuburan pada pria dan wanita.”
Ubah Gaya Hidup
Selanjutnya Evans menyebutkan, ketidaksuburan bisa terjadi akibat perilaku seksual tak sehat yang berulang-ulang. Contohnya, suami istri cenderung menggunakan pelumas saat berhubungan seksual. Pelumas ini bisa memengaruhi kondisi sel sperma.
Kelewat sering berhubungan seksual pun bisa menurunkan mutu sel sperma. Untuk menghasilkan keturunan, hubungan seksual cukup dilakukan seminggu 1-2 kali pada saat wanita dalam keadaan subur.
Perilaku lain yang berisiko memicu ketidaksuburan antara lain kebiasaan minum alkohol, merokok, dan ngobat (mengonsumsi obat-obatan psikotropika). Diet yang berlebihan atau anoreksia pada wanita juga bisa menyebabkan ketidaksuburan. Demikian juga kebiasaan memakai celana dalam atau celana pendek yang terlalu ketat.
Stres menjadi kondisi terawan yang dialami wanita maupun pria. Pada wanita, stres bisa menyebabkan haid tidak teratur yang akhfrnya mengganggu proses ovulasi. Sementara pada pria, stres memengaruhi produksi sel sperma.
Semua kebiasaan tersebut dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup. Anda mungkin perlu menghindari faktor risiko tadi, misalnya penggunaan pelumas. Sebaliknya mulai mencoba teknik pelepasan dan pengelolaan stres.
Pijat Sampai Yoga
Selain mengubah gaya hidup, beberapa teknik berhubungan seksual mungkin juga perlu diubah. Dr Boyke menyarankan agar wanita meletakkan bantal di bawah pantat saat berhubungan seks dengan suami.
“TentU saja posisi istri di bawah,” katanya. Setelah itu, si wanita segera melakukan posisi seperti sujud. Posisi ini memungkinkan semen bisa mencapai serviks secara sempurna. Dia juga menyarankan agar suami istri tidak terlalu kerap berhubungan seks. Setidaknya dibuat berselang satu hari.
Banyak metode pengobatan yang bisa dijalani untuk mengatasi ketidaksuburan. Anda bisa memilih menggunakan obat penyubur yang diberikan oleh dokter ahli, bedah, teknik bantu kehamilan dengan donor sel telur atau sperma, teknologi bayi tabung atau in vitro fertilization, inseminasi sampai Intracytoplasmic Sperm Insertion (ICSI).
ICSI adalah teknik menyuntikkan atau menanam satu sperma ke sel telur dan embrio, lalu meletakkannya dalam tuba falopi atau uterus. Beberapa metode itu membutuhkan biaya sangat mahal karena perlu alat dan teknologi tinggi dengan tingkat keberhasilan relatif rendah, misalnya bayi tabung. Secara tradisional, ada juga teknik yang dapat digunakan dengañ biaya yang tak terlalu mahal. Teknik-teknik meningkatkan kesuburan bagi wanita yang dikutip dari Alternative Medicine seperti pijat maya, yoga, dan akupuntur dapat menjadi alternatif. Tentu semua tergantung Anda.
PIJAT PERUT MAYA
Ada satu teknik pijat yang sempat dipopulerkan di Amerika Serikat dan Eropa oleh Dr. Rosita Arvigo, dokter ahli naprapattic. Teknik yang disebut The Arvigo Techniques of Maya Abdominal Massage (ATMAM) ini memusatkan pijatan di sekitar peranakan atau kandungan serta tidak bersifat invasif.
Pijatan luar ini bertujuan untuk reposisi uterus dan organ-organ perut lain serta mengoreksi kesalahan tulang, sehingga meningkatkan aliran darah, impuls saraf, cairan limpa, dan aliran energi ke organ-organ tersebut.
Don Elijio Panti, penyembuh dari suku Shaman Maya di Amerika Tengah, guru Dr. Rosita meyakini bahwa pusat wanita ada pada uterus. Jika uterus tidak seimbang, demikianlah yang terjadi pada dirinya,” ujar Elijio.
Anda bisa melakukannya secara pribadi. Begini cara latihan yang diberikan oleh Chaterine S. Gregory, CMT, praktisi pijat perut maya bersertifikat yang tinggal di Crestone, Colorado, AS.
• Lepaskan pakaian Anda, ganti dengan yang longgar. Jangan lupa buang air kecil lebih dulu. Berbaringlah dan letakkan bantal di bawah lutut. Rileks dan bernapas dalam selama beberapa menit.
• Taruh kedua tangan di tulang pinggang, lipat dan masukkan ibu jari ke jari-jari lain yang menutup rapat. Meski tergenggam, letakkan tangan secara rileks sambil membentuk cangkul.
• Gosok atau gesekkan tangan ke tulang pinggang menuju pusar sambil menekan dalam-dalam tangan senyaman mungkin.
• Selanjutnya, saat mengembuskan napas, bila Anda merasa tidak nyaman atau sedikit sakit, lakukan gerakan menggesek sepelan mungkin dan tidak perlu mencapai pusar. Bernapaslah dalam dan pelan, lalu embuskan napas saat Anda menekan perut.
• Ulangi gerakan ini dari tulang pinggang menuju pusar setidaknya dua menit. Kalau Anda merasa sakit atau nyeri kurangi tekanan tetapi teruskan pijatan ke atas dan dalam di sepanjang tempat yang menurut Anda terasa nyaman dan enak.
Kalau Anda merasa tak nyaman selepas pijat, istirahatlah sejenak sebelum memulai lagi dengan sentuhan yang lebih lembut.
Akupuntur Bikin Haid Teratur
Akupuntur atau tusuk jarum adalah salah satu teknik pengobatan tradisional China (Traditional Chinese Medicine-TCM). TCM memandang kesuburan lewat lensa energi yang menghidupi pasien (chi)
Menurut Stephanie Gianarelli, Lac pemilik Acupuncture Northwest th Seattle Amerika Serikat ketidakseimbangan energi di organ limpa, lever, dan ginjal menyebabkan tidak teraturnya menstruasi. Dengan meningkatkan kesehatan di organ organ tersebut lewat tusukan jarum dan mengubah gaya hidup seorang wanita dapat kembali subur dan sehat secara keseluruhan.
Jurnal Fertility and Sterility yang terbit di Jerman April 2002 mengungkapkan bahwa angka kehamilan meningkat sampai 42,5 persen pada wanita yang menjalani tusuk jarum di organ reproduksi dibanding mereka yang tidak (26,3 persen).
Tusuk jarum, menurut Gianarelli memiliki efek sedatif (menidurkan) bagi sistem saraf, sehingga membuat orang menjadi tenang dan stres reda. Saat stres meningkat, hormon reproduksi tidak akan bekerja dengan baik.

Wednesday, December 23, 2009

Tuhan memberikan pertolongan lewat Bunda Maria


Disaat ku tak berdaya, kuasaMu yang sempurna, ketika ku percaya mujizat itu nyata....
Dan itu yang aku alami.
Malam itu, sudah sangat larut. Bahkan sudah lewat tengah malam. Sedari sore, aku sudah merasa bahwa badanku tidak sehat. Aku sudah periksa ke dokter dan diberi obat. Obat itu juga sudah aku minum. Papi sedang tidak berada di rumah karena mangikuti rekoleksi para katekis di Sarangan. Aku di rumah dengan mami.

Waktu malam semakin larut, badanku semakin demam. Suhu tubuhku naik, nafasku mulai sesak. Mamipun segera mengompres kepalaku.
Aku menggigil,dan suhu badanku semakin tinggi. Aku seakan tidak mampu lagi untuk bertahan. Setiap nafas kurasakan sangat berat dan aku membutuhkan tenaga yang luar biasa untuk itu.
Oh Tuhan....tolonglah aku, kataku dalam hati setiap aku menarik nafas.
Kulihat mami semakin putus asa. Segala cara telah diupayakan supaya aku lebih baik. Tapi aku berbicara saja sudah tidak mampu. Bahkan aku sudah merasa bosan bernafas, karena sangat melelahkan.
"Mam, aku sudah capek", bisikku perlahan...mgkn hampir tak terdengar.
Lalu, mami mengambil sebuah rosario. Berdoa. Itu lah hal terakhir yang bisa kami lakukan.
"Lie, ayo kita minta pertolongan Bunda Maria. Dia pasti akan menolongmu", ajak mami.
Aku hanya bisa menangis, tanpa bisa menjawab.
Aku melihat mami berdoa sambil menangis... dan tiap tetesan air matanya membuat aku semakin menyadari betapa besar kasih sayang seorang ibu.
Di tengah2 doa, mami mengambil air suci, yang diambil dari Sendangsono.
"Lie, minum ini...sambil berdoa ya..semoga Bunda Maria mau menolong", kata mami.
Aku berusaha sekuat tenaga menelan air itu. Aku hanya bisa pasrah. Bahkan aku sangat siap jika itu adalah air terakhir yang bisa kuminum.
Setelah selesai berdoa, tiba2 aku merasa mengantuk, dan aku tertidur. Padahal sebelumnya aku sama sekali tidak bisa memejamkan mata, karena aku terus berjuang untuk bisa bernafas.

Saat pagi2 sekali aku bangun, sungguh luar biasa...bahwa aku sudah merasa lebih baik. Badanku sudah tidak panas. Dan nafasku sudah jauh lebih ringan.

Maka, pagi itu, kira2 pukul 5.30 aku kembali periksa ke dokter. Mami menanyakan apa yg terjadi dengan diriku. Dan jawaban yang kudapat sungguh mengejutkan. Ternyata, dokter memberi aku obat dengan dosis terlalu tinggi. Ya Tuhan....

Tapi aku sangat bersyukur, bahwa Dia masih mau menolongku dengan perantaraan Bunda Maria.

Tuesday, December 22, 2009

Terima kasih Pak L.B S. Wirya


Masa paling indah adalah masa di sekolah.
Yang ingin aku ceritakan kali ini adalah masa2 aku SMP, dimana aku sekolah di sebuah sekolah swasta yang cukup ternama di kota Madiun. Sekolah yg cukup bergengsi menurutku.
Waktu itu adalah pengalaman pertamaku berpisah dari orang tua, dan aku harus tinggal bersama saudaraku disana.
Aku masih sangat remaja. Dari desa lagi. Pergi ke kota, bertemu dengan lingkungan yang sama sekali berbeda dari biasanya. Hari2 pertama disana, aku sangat minder. Aku takut berkenalan dengan teman-temanku.
Singkat cerita, aku bukan siapa2 disana dan aku merasa tidak mampu untuk bersaing dengan teman2ku.
Tapi...ada seorang guru yang selalu ceria. Entah seperti apa awalnya aku sudah lupa, tp beliaulah yang menemukan mutiara dalam diriku. Dia menjadikan aku lebih berharga. Dia bukan guru fisika, atau matematika, yang bagi sebagian banyak orang biasanya paling dikenang karena mata pelajarannya dianggap hebat dan sulit. Tapi dia ini guru kesenian, yang sering kali dipandang sebelah mata keberadaannya.
Dia menjadi guru yang pelajarannya selalu kutunggu. Jiwa seninya sangat luar biasa menurutku. Dia bisa membawa kelas ke dalam suasana yang sangat menyenangkan. Terutama waktu dia sudah menjinjing peralatan menyanyi-nya. Sebuah tape besar, diletakkan di sudut kelas. Atau jika dia sudah membawa gitarnya, dan mengajak kami bernyanyi.Wah, seru abis deh. Kalo sudah menyanyi, kita bisa kena tegur kelas sebelah karena saking semangatnya.
Hal yang mengesan juga buatku adalah....dia selalu mengajar musik dengan cara yg mudah dan menggunakan nama teman2 kami sendiri sebagai singkatan utk mengingat hal2 yg sulit.
Dari dia, aku mulai belajar menyanyi. Dan katanya suaraku lumayan bagus...hehehe...
Di sekolahku, kegiatan seni sangat maju dan terkenal waktu itu. salah satu contoh, setiap acara karnaval, kami selalu menampilkan yang berbeda dari sekolah lain. Selain jumlah peserta yang pasti banyak..kami juga memiliki tema dan jalan cerita dalam setia karnaval. Belum lagi ada tarian dan beberapa dialog singkat. Jadi semacam tarian kolosal berjalan. Lagu2 yang dipakai karnaval pun biasanya adalah ciptaan atau gubahan guru kesenianku ini. Selain itu guruku ini melatih kami bermain drama musikal. Biasanya sih dramanya dibuat komedi dan semua percakapan sudah direkam sebelumnya, sehingga di atas panggung kami tinggal berakting menyesuaikan dengan rekaman tadi. Nah...dari sinilah aku dikenalkan dengan dunia rekaman.
Berawal dari lagu2 karnaval, lalu ke lagu2 utk drama, sampai lagu yang sedikit komersial. Ini sungguh pengalaman berharga buat aku. Karena dari sini aku dipandang "ada" oleh teman2 dan sekolah. Aku yg awalnya tidak dikenal, menjadi terkenal (paling tidak diakui keberadaanku), walau tidak sampai pada tahap menjadi bintang di sekolah. Itu jauuuuuh sekali dan aku tidak layak utk itu.
Dari sana, bakatku menyanyi benar2 dikembangkan. Walau suaraku hanya pas2an tp guruku yg satu ini selalu memujiku. Itu yg membuat aku selalu semangat utk terus bernyanyi. Aku yang dulunya hanya menganggap menyanyi itu cukup di kamar mandi, setelah itu benar2 ingin lebih tekun belajar menyanyi yang baik.
Setelah aku lulus dari SMP, keinginanku untuk terus bernyanyi semakin besar. Dan sekarang, aku benar2 suka bernyanyi. Itu adalah jiwaku. Banyak orang mengenalku sekarang karena aku bisa menyanyi. Aku ingin terus bisa bernyanyi. Dan suatu saat aku ingin kembali ke Madiun, untuk berduet dengan guru tercintaku ini. Karena dialah yang membawa aku mengenal lebih jauh ke dunia yang penuh musik ini.
Terima kasih Pak Lambert.

Jangan pernah menarik kursi temanmu


Jangan pernah menarik kursi temanmu ketika dia akan duduk!!!! Ini adalah pengalaman yang sangat buruk buatku. Aku menjadi korban iseng temanku.
Aku masih kelas 1 SMP. Di sekolah sudah tidak ada jam pelajaran karena ini adalah acara class meeting dalam rangka 'menunggu' rapor yg masih dikerjakan oleh guru2 kami. Aku termasuk anak yg pandai bermain bola volly di sekolah (walau cuma servant doank hehehe). Dan hari itu aku sangat lelah setelah aku harus bermain 2set langsung yang hasilnya adalah kemenangan utk reguku. Sesaat setelah permainan selesai, ada pengumuman bahwa kami harus melayat orang tua salah seorang guru kami yang hari itu baru saja meninggal dunia.
Dengan badan penuh keringat, kami berjalan bersama-sama ke rumah guru kami tersebut. Kebetulan sih rumahnya hanya berjarak kira2 500m dari sekolah. Setelah sampai disana, ternyata rumah sudah penuh sesak dan kami harus duduk di pelataran rumah orang yang berbatu-batu.
Badanku yang sudah sangat letih, segera mendorongku utk beristirahat dan duduk di sebuah kursi yg telah disediakan. Tapi .... gubraaaaaaakk!!!! Dug!!!! Aku terpelanting ke tanah yang berbatu-batu itu, dan kepalaku terbentur besi yg ada di belakangku.
Yah...temanku ternyata sengaja menyingkirkan kursiku dan membuat itu sebagai sebuah lelucon.
Aku ingin berteriak ........... tapi.......oh....apa yang terjadi??? Aku tidak dapat berkata-kata. Aku ingin berdiri dan memaki-maki temanku ........ tapi.....Ya Tuhan, apa lagi ini?
Jangankan berdiri, menggerakkan badanku saja aku tidak mampu. Aku tidak tahu mengapa. Yang aku rasakan, badanku bergetar, dingin, kaku, tapi aku tidak dapat mengendalikan tubuhku. Kepalaku sakit luar biasa, pusing...pandangan berkunang-kunang. Aku kehilangan kuasa atas diriku.
Aaaaaaaaaaaaa............mengapa Tuhan???? Teman-teman segera memberi pertolongan. Mereka mencoba memberi aku air minum. Tetapi lagi2 aku tidak dapat membuka mulutku, apalagi menelan air itu. Aku menjerit ............ tp tak ada yang bisa keluar dari mulutku. Aku merasa, aku ini adalah akhir dari segalanya? Apa aku tidak dapat melakukan apa2 lagi setelah ini?
Aku hanya dapat mengeluarkan air mata....yaaaa...paling tidak aku masih bisa menangis.
Setelah teman-teman merasa tidak dapat menolong aku, karena itu juga di rmh orang yg sedang tertimpa 'kemalangan', tidak mungkin juga mereka meminta bantuan pada pemilik rumah. Jadi teman2 mengantar aku pulang. Mereka memapah aku yg hanya bisa menangis sepanjang jalan.
Singkat cerita, peristiwa itu menjadi awal penderitaanku. Sejak saat itu, kepalaku sering sakit tak menentu. Dan jika aku sudah sedikit lelah atau berpikir sesuatu terlalu berat, aku akan mengalami hal yang sama lagi. Badan dingin, kaku, pusing, mata berkunang-kunang dan roboh. Dokter mengatakan...ada syaraf di dekat otak kecilku yang terjepit. Aku sudah berusaha terapi selama beberapa tahun di dokter syaraf, dan juga pijat ke ahli urat, tapi sepertinya itu tidak membawa banyak perubahan.
Yang bisa aku lakukan hanyalah berusaha selalu mengendalikan diri. Jangan sampai lelah dan berpikir berat. Karena aku bisa saja mendadak jatuh, seperti akan pingsan.
Semoga hal ini tidak terjadi pada orang lain.

Monday, December 21, 2009

Leetou sakit batuk, Mi


Leetou bbrp hr lalu utk pertama kalinya minum obat cacing. Kata orang2 seh tiap 6 bln sekali anak2 hrs minum obat cacing..jd aku ya ngikut aja deh saran seorang dokter yg kebetulan temenku juga. Selain itu dia setiap hari aku kasih vitamin, ini juga saran dari orang2 yg katanya lbh berpengalaman begono...toh juga baik pikirku.
Waktu aku akan memberikan obat cacing ke Leetou, aku bilang, " Sayang, minum vitamin yuk" seperti biasanya.
Saat itu dia yang sedang berlatih memanjat tralis pintu rumah, dengan semangat turun ,"num amin..num amin", maksudnya 'minum vitamin..minum vitamin'.

Bbrp hari kemudian, dia duduk dipangkuanku. Kebetulan di depan meja ada obat batuk berbentuk tablet. Seperti biasa...rasa ingin tahunya yg besar segera muncul, "mami..mami..buka..buka".
Ku jawab "lho..ini obat. bukan utk main-main. Ini obat mami, bukan utk Leetou"
Leetou tidak peduli dan tetap ingin tahu seperti apa di dalamnya , "buka mami,..buka..obat cacing..obat cacing.."
What??? pikirku..dari mana dia dpt ide ini adalah obat cacing? Kan kemarin aku ga bilang ke dia kalo dia minum obat cacing. Hm...mgkn dia pernah dengar waktu aku atau suamiku berdiskusi tentang memberikan obat cacing buatnya. Hebat juga dia...hehehe...
"Ini bukan obat cacing, tp ini obat batuk. Leetou ga batuk,ga usah minum obat batuk", kataku.
Tp anakku ga mau mengerti dan terus merengek.
Akhirnya aku buka obat batuk itu, toh pikirku dia ga akan memakannya setelah mencicipi rasanya yang pahit. Setelah kubuka, sudah bisa ditebak, dia memasukkan obat itu ke dalam mulutnya. Dan aku segera berkata lagi, " Lho, Leetou ga batuk, ga perlu minum obat itu"
Tibat2 dia mengeluarkan lagi obat itu dr dalam mulutnya dan "uhuk...uhukk...uhuk..", sambil telapak tangannya ditutupkan ke mulutnya, lalu dia berkata "Leetou batuk, mami"
Wakakakakakak....aku tak dapat menyembunyikan tawaku. Aduh...aduh..anakku sudah pintar bersandiwara ternyata..

Malam harinya, saat suamiku pulang, aku ceritakan hal itu padanya. Leetou saat itu juga ada di depan kami. Saat aku sedang sibuk bercerita, sekali lagi "uhuk..uhuk..uhuk...Leetou sakit batuk, papi" sambil tangannya di tutupkan ke mulutnya. Kontan saja kami berdua tertawa terbahak-bahak...
Aku tidak melanjutkan ceritaku, karena suamiku pasti sudah lebih mengerti.
Leetou kecilku, terima kasih ya.


Anakku tertimpa speaker

Semalam...kulihat anakku terlelap disampingku...wajahnya demikian damai. Air mataku tanpa terasa menetes di pipiku...
"Met bobo, Sayang..yg lelap ya..Maafkan mami kalau seharian mami sering marah sama Leetou", bisikku.
Dia anakku yg pertama, umurnya 2th 3bln, anakku laki2.. Di umurnya yang sekarang, dia ingin tahu banyak hal. Dia banyak bertanya dan juga sudah punya keinginan yg cukup keras. Dia masih sangat sulit diberi pengertian tentang suatu hal. Sehingga aku sering kali emosi dan tak terkendali terutama saat aku merasa lelah.
Hari Minggu, kami ke gereja. Dia sebenarnya anak yg cukup manis di gereja. Dia jarang minta main2 di luar. Dia juga tidak pernah berjalan terlalu jauh dari kami orang tuanya. Ulahnya kadang lucu dan membuat orang tertawa. Dia sangat suka menirukan gerakan dirigen. Bahkan pernah suatu kali dia berdiri di mimbar dirigen, di samping dirigennya..dan mengikuti gerakannya. Kontan saja orang2 yg melihatnya tertawa geli. Tapi kadang kala tingkahnya membuat geregetan dan serasa ingin marah. Dia berteriak-teriak, lari sana sini, menyobek2 kertas, naik ke mimbar dirigen, mengutak atik mikrofon, dll.
Kemarin, seperti biasa, Leetou kecilku bermain2 di gereja. Dia memencet orgen yg ga terpakai, naik turun kursi, menirukan dirigen, dan yang paling parah adalah dia bergelanyut di speaker yg ukurannya sama besar dgn badannya. Aku sudah memperingatkannya supaya tidak bermain dengan alat itu, tp Leetou tetap aja ga mau mendengar, dan aku kembali ke tempat dudukku semula.
Hanya beberapa saat aku tidak melihat Leetou, speaker itu bergeser, dan pelan2 tumbang... dan braaaaaaaaaakkk!!! Ya Tuhaaaaaann........ Anakku tertindih speaker yg berat itu. Jantungku seakan berhenti berdetak..
Tangisnya memecah keheningan gereja malam itu. Kupeluk erat2 anakku. Antara kasian dan marah pada anakku...aku tidak tahu hrs berkata apa...tp yg keluar dr mulutku...aku memarahi anakku, kenapa dia tidak mau mendengarkan nasehatku. Dan dia hanya terdiam. Dia memelukku erat, tak mau dilepaskannya tubuhku. Dan saat itu aku tersadar, bahwa anakku sudah belajar sesuatu dan aku tak perlu memarahinya. Dia hanya perlu pelukanku...dan kata2 yg menenangkan.
I love You, Leetou

Saturday, December 19, 2009

Awal

Kok aku buat blog?
Dulu seh ga tertarik..blas..blas..blas... Tp bukan karena blog-nya itu sendiri, melainkan krn aku tuh ga ngerti pa seh blog itu. Yg ada diotakku..semua orang bisa lihat apa yg aku tulis..trs semua orang tau aku ngapain...trs tar aku jd ga punya privasi..trs jd artis deh...wekekekek...kayane gampang bener jd artis.
Dan sekarang..saat aku buat blog pun..aku teteup aja ga ngerti tar akan jd seperti apa akibatnya. Akankah aku benar2 jd artis karena blog? halah..lebay banget. Aku hanya ingin cerita aja apa seh yg sudah aku lewati selama ini. Hidup ini terlalu berharga jika hanya kita lewati dan esok dilupakan. Aku sudah mencoba menulis berbagai pengalaman hidupku dalam bbrp diary ..tp parahnya skrg aku ga tau kemana gerangan diary2ku itu...ihiks...karena aku hidup berpindah2...antar kota antar propinsi (AKAP)...dan aku bukan orang yg pandai menyimpan barang...jadinya..hilang deh...:-( So..percuma aja aku nulis panjang lebar...tp aku ga bisa lihat lagi sekarang.
Dengan blog ini..aku seh berharap bisa menorehkan setiap pengalamanku, membaca kembali di kemudian hari..trs aku bisa belajar lebih banyak dr sini..tentang berbagai hikmah ..yg mgkn tidak aku sadari telah kulewati....(wis..sok bijak tenan iki)
Syukur2...dari pengalaman hidupku ini...aku bisa berbagi utk setiap orang yg mau membacanya...dan syukur2 (lagi) bisa jd inspirasi bagi orang lain (memang aku sapa kok jd inspirasi...ihiks....tp punya cita2 kan yo boleh to...)